Blog / Salafi Mesir Fatwa Larangan Supir Muslim Mengantar Pendeta ke Gereja

Saat penguasa Islam masih berjaya, seperti Ibnu Taymiyya dan Ibnu Qayyim, telah ada fatwa yang sama seperti ini, berbunyi “Membangun gedung gereja lebih buruk dibandingkan membangun bar minuman keras dan rumah pelacuran. Itu [gereja] adalah sebuah simbol kekafiran, sedangkan ini [bar miras dan rumah pelacuran] adalah simbol imoralitas.”


 

Perisai.net – SEBUAH sikap diskriminatif kembali dilakukan para muslim fundamentalis dari kelompok Salafi di Mesir. 


Setelah sebelumnya mengeluarkan fatwa pelarangan makan tomat karena tomat berbentuk salib dan perayaan hari bahagia atas wafatnya Paus Shenouda, kini para penyombong ini membuat sebuah fatwa resmi yang dikeluarkan oleh sheik yang juga wakil presiden dari Salafi Mesir, Yasser al-Borhami.

 

Dipublikasikan melalui media “Suara Salafi yang Dibenarkan” pada Kamis (19/07/2012), kelompok ini menyatakan bahwa “Seorang supir muslim baik taksi maupun bus dilarang mengantarkan atau membawa pendeta Koptik [Kristen] ke gedung gereja mereka.”


Sebab, lanjut fatwa intoleran ini, “Hal itu lebih terlarang dibandingkan mengantar seseorang ke bar minuman keras.”


Fatwa ini mengungkapkan, pada tahun-tahun sebelumnya, saat penguasa Islam masih berjaya, seperti Ibnu Taymiyya dan Ibnu Qayyim, telah ada fatwa yang sama seperti ini, dengan bunyi “Membangun gedung gereja lebih buruk dibandingkan membangun bar minuman keras dan rumah pelacuran. Itu [gereja] adalah sebuah simbol kekafiran, sedangkan ini [bar miras dan rumah pelacuran] adalah simbol imoralitas.”

 

Sehingga hal ini, klaim Salafi, merupakan penguatan hukum yang diharapkan dapat menjadikan muslim di Mesir dan sekitarnya lebih Islami dan dapat membedakan manakan kekafiran, manakah immoralitas.

 

Fatwa ini, menurut Raymond Ibrahim, seorang pengamat Islam di Timur Tengah, merupakan pola sikap fasis yang telah tertanam dalam pemikiran Salafi, yakni lebih memilih menjadi muslim yang berhubungan dengan dosa [miras dan pelacuran], daripada mengakui Kristen sebagai sesuatu yang tidak berdosa.


Sebab secara terang, para fundamentalis ini juga menyampaikan pesan: mengantarkan pendeta yang akan berkhotbah tentang Kekristenan - yang dianggap sangat bertentangan dengan Islam - adalah sebuah kejahatan yang sangat buruk, sebab dianggap telah membantu menyebarkan ‘kekafiran’.

Yassir al-Burhami: "Orang-orang Kristen" (di Mesir) bisa diperlakukan sama seperti orang-orang Yahudi yang ada di Medinah" [Dengan kata lain, sama seperti Muhammad membantai habis ke-3 suku Yahudi yang pernah hidup di Medinah (suku Qurayza, Nadir dan Qainuqa), itu berarti menurut Yassir, Muslim Mesir pun boleh membantai orang Kristen Mesir. RED]

 

Sedangkan pakar politik di Mesir, Emad Al Din Hussein, mengatakan jika fatwa ini diterapkan, hal ini akan menjadi salah satu bumbu baru pemicu konflik sektarian di negara itu. Selain itu fatwa ini juga tidak hanya memprovokasi umat Kristen semata tetapi juga para muslim yang menentang aksi-aksi Islamisasi ala Salafi dan Ikwanul Muslimin yang terkenal sangat intoleran.


Din Hussein juga mengatakan akan terjadi diskriminasi dalam bidang transportasi yakni, adanya taksi yang mengkhususkan diri mengangkut muslim yang dianggap ‘lebih mulia’, sedangkan transportasi lainnya yang menganggap umat Kristen dan agama lainnya dianggap sebagai kendaraan khusus ‘kafir’.

 

Sumber: Perisai.net

 

 

 

 


Add a Comment
| 14
ketawa
Reply| 27 Sep 2012 09:03:39
bener tuh?

itu yang ngajarin TUHAN apa bukan yah?
ko sadis bener?

coba berdoa dulu, sesuai agamanya,nanya bener2 sama TUHAN nya dulu, ngebunuh, ngebantai itu bener ga?
hahaha kalo TUHANnya bilang bener, mending jadi orang atheist aja dah, yang merasa bener karna pemahamannya

lucu sekaliiiii
:D
avira
Reply| 15 Sep 2012 05:36:31
merasa berhak untuk merendahkan serendah-rendahnya nilai dan arti manusia yang lain hanya karena kafir (menurut anggapannya). bukankah itu juga melecehkan kehidupan yang diberikan oleh Sang Pemberi hidup kepada setiap manusia? Tuhan aja nggak maksa manusia kok. mungkin orang itu tidak merasa kalau diapun juga berbahan sama dengan manusia yang lain, dari debu dan abu
olloh
Reply| 06 Sep 2012 00:07:05
astagaa... jahatnyaa.... the real islam...
jack indonesia.....
Reply| 08 Aug 2012 15:31:52
kristen koptik di mesir sangat tertindas..............KTP mereka ajj di buat angka 02 tapi yg islam KTP nya angka01....inilah bejatnya islam yg rahmat itu......setiap kristen koptik di paksa berkalungkan lonceng kecil........kejam allah itu ya.....................jadi yg bukan islam bukan ciptaannya....bodoh dan katroknya tuhan islam yg menciptakan manusia yg bukan islam sehingga umatnya capek buat peraturan.....kok tak di cabut allah ajj ya nyawa yg bukan islam...................kepada kristen koptik yg membaca comenku ini......kuatkan iman klian sodaraku....mungkin nasib klian sudajh harus hidup di antara manusia berhati binatang...................................kalau sanggup minta merdeka ajj separuh mesir lebih baik dan damai daripada satu mesir tapi tempat para keledai.................
datuk mesum
Reply| 05 Aug 2012 02:45:51
segregasi yang relijius....

to all muslim yang menggemabr-gemborkan Islam yang damai :

inilah natur Islam yang sesungguhnya... :D

widihhhh.. tuh jidattttt... cocok banget dah....

semuanya sudah dinubuatkan....

Utk saudara2ku orang2 Kristen Mesir :

"... baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang, atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita."” (Roma 8:38-39)
spirit
Reply| 04 Aug 2012 22:09:20
Rhoma Irama si "raja dangdut" sebelum mengenal islam secara mendalam pernah mencipkatan lagu2 dangdut yang bertemakan Bangsa indonesia yang majemuk.

Tapi setelah mengenal islam secara mendalam dan menjadi seorang pedakwah ia menjadi rasis dan sektarian serta menginkari lagu2 yang pernah dia ciptakan yang membesarkan namanya.

ITULAH ISLAM YANG SEBENARNYA BERWAJAH GANDA, TOLERAN HANYA UNTUK GOLONGAN SENDIRI.

JADI KALAU ISLAM ITU DAMAI, ISLAM ITU TOLERAN, RAHMAT BAGI ALAM ITU HANYA UNTUK KELOMPOK MEREKA.
nando
Reply| 04 Aug 2012 13:22:44
coba lihat baik2 wajah salafi yasir tersebut.
itulah tanda2 yg quran katakan sendiri bahwa tanda2 DAJJAL salah satunya adalah MATANYA SATU YG TERLETAK DIJIDATNYA. NUBUATAN QURAN TERBUKTI. ini salah satunya loh ya sesuai quran/hadist apalah namya. pakai mata batin jika mau benar ingin buktikan. emang gua pikirin.
antiunta
Reply| 04 Aug 2012 13:14:34
mesir.. sebuah bangsa yg sudah ada ribuan tahun yg lalu. yg seharusnya sudah lebih maju dari negara manapun. saat ini tak ubahnya seperti bangsa primitif dikarenakan doktrinasi islam. revolusi yg terjadi tidak merubah pola pikir untuk menjadi lebih terbuka tapi justru terpuruk kearah pembodohan religi. non humanis. kasihan otak mereka terlalu sering dijedut kelantai. selalu menjadi bangsa pecundang baik oleh israel juga oleh bangsa arab lainnya.
teduh
Reply| 04 Aug 2012 03:31:15
sampai setan aja setan islam!! minta ampun dikemanain tuh nalar???? au ah gelap!!!!
Masya'allah
Reply| 03 Aug 2012 22:32:20
Taxi Muslim, Bus Muslim, WC Muslim, Area Shariah, Jalan Muslim, dst...
Pokoknya Non Muslim tak boleh tinggal dibumi ini, kecuali bayar pajak JIZYAH kpd Muslim. Weleh, weleh...
rahmat-alam
Reply| 03 Aug 2012 09:11:44
Wajah asli agama rahmatan lil alamin: penuh rasa benci pada agama lain, narsis yang kelewat batas, dan penuh dengan kekerasan.
El-Tari
Reply| 03 Aug 2012 03:55:44
ALL MUSLIM

SAATNYA MERENUNG2 KEBATIN:Ibnu Taymiyya dan Ibnu Qayyim, telah ada fatwa dengan bunyi:

“Membangun gedung gereja lebih buruk dibandingkan membangun bar minuman keras dan rumah pelacuran. Itu [gereja] adalah sebuah simbol kekafiran, sedangkan ini [bar miras dan rumah pelacuran] adalah simbol imoralitas.”
jangkrik
Reply| 02 Aug 2012 22:48:16
Itu [gereja] adalah sebuah simbol kekafiran, sedangkan ini [bar miras dan rumah pelacuran] adalah simbol imoralitas.”
------------------
Pas banget sama Hadis Shahih Bukhari no.647).

Abu Dzar mengatakan, bahwa Rasulullah saw. bersabda: Seseorang datang kepadaku dari Tuhanku membawa berita (mungkin katanya: membawa berita gembira): Sesunguhnya, barangsiapa di antara umatku yang mati, sedangkan dia tidak mempersekutukan Allah dengan sesuatu apapun, orang itu masuk surga.” Aku bertanya Sekalipun orang itu berzina dan mencuri?”
Jawab Nabi, Ya, sekalipun dia berzina dan mencuri.”
teduh
Reply| 02 Aug 2012 20:22:22
kebanyakan fatwa bete tahu! mending muslim2 ini bikin koloni sendiri dihutan atau disebuah pulau dan jangan pernah berhubungan dengan dunia luar! ana kepingan lihat jadi apa mereka disitu!! tambah baik kah mereka dengan ajaran2nya atau tambah babak belur!!!
Fetching more Comments...
↑ Back to Top