Blog / "Taatilah Nabi, Bahkan Jika Ia Menyuruhmu Untuk Membunuh" – Pemimpin Top Islam, Yusuf Qaradawi

Oleh Raymond Ibrahim pada tanggal 29 November, 2012 in From The Arab World, Islam

Publikasi Awal di Gatestone Institute

Dr. Yusuf al-Qaradawi – salah seorang ulama Islam yang paling berpengaruh di dunia, dan penulis lebih dari 100 buku-buku tentang doktrin Islam, dan kepala Persatuan Para Sarjana Muslim Internasional, serta pemimpin Spiritual, Persaudaraan Muslim (Ikhwanul Muslimin) – menegaskan bahwa orang-orang Muslim harus mentaati perintah-perintah Nabi Muhammad, bahkan meskipun mereka harus membunuh. Ini adalah Dr. Qaradawi yang sama yang dipuji-puji oleh para akademisi Amerika seperti professor Georgetown John Esposito sebab dianggap terlibat dalam sebuah “penafsiran reformis Islam dan kaitannya dengan demokrasi, pluralism dan hak-hak asasi manusia.”

 

 

Dr. Qaradawi menyerukan ketaatan buta terhadap Muhamad – bahkan hingga pembunuhan.

Beberapa waktu lamanya suaranya tidak terdengar di Barat, Qaradawi membuat deklarasi ini dua tahun lalu dalam program populer berbahasa Arab, Al-Sharia wa Al-Haya (“Sharia and Life”), yang disiarkan oleh al-Jazeera kepada pemirsa yang diperkirakan berjumlah sekitar 60 juta orang di seluruh dunia.

Pada akhir acara itu, pembawa acara bertanya pada Qaradawi bagaimana pendapatnya mengenai fakta bahwa Sheikh Ahmad Hassoun, mufti agung Suriah, baru-baru ini berkata pada seorang delegasi Amerika: “Bahwa [Nabi Muslim] jika Muhammad telah meminta saya untuk menolak Kekristenan atau Yudaisme, maka saya akan menolaknya (Muhammad).” Merasa sangat terganggu dengan ucapan sang mufti agung, Qaradawi menyela dengan berkata:

Tak pernah ada sarjana Islam bahkan orang Muslim kebanyakan yang pernah mengatakan kalimat seperti itu. Jika anda percaya bahwa Muhammad adalah utusan Allah, maka kamu harus mentaatinya – sebab semua yang ia perintahkan adalah yang baik. Jadi, bahkan jika ia menyuruhmu untuk membunuh, kamu harus melakukannya.” …Kisah mengenai nabi Musa, ketika al-Khidr membunuh anak laki-laki dan Musa berkata “engkau membunuh dan engkau telah melakukannya!” Tetapi kemudian dia [Khidr] menyatakan mengapa ia telah membunuh anak laki-laki, dan mengapa ia membuat perahu menjadi bocor. Jadi kita tidak bisa mengabaikan fakta agar bisa menyenangkan orang lain. Biarkan orang dipuaskan dengan Kebenaran [ajaran-ajaran Syariah], bukan pada kepalsuan.

Mufti Agung Suriah mengatakan banyak hal-hal lainnya mengenai melakukan yang baik pada orang-orang Kristen yang menyebabkan kemarahan Qaradawi. Sebagai contoh, sebelum pertemuan besar Kristen di Suriah, dimana ia menjadi pembicara tamu, ia menegaskan bahwa tak ada perbedaan antara orang Kristen dan Muslim:

Jika Kekristenan adalah mengenai percaya kepada satu Tuhan, maka saya juga percaya pada satu Tuhan; Jika Kekristenan adalah mengenai percaya kepada Yesus, maka saya pun percaya kepada Yesus; Jika Kekristenan adalah mengenai percaya kepada Perjanjian Baru, maka saya juga percaya pada Perjanjian Baru; Jika Kekristenan adalah mengenai percaya kepada Perjanjian Lama, maka saya juga percaya pada Perjanjian Lama; Jika Kekristenan adalah mengenai percaya bahwa Maria adalah seorang perawan suci, maka saya juga percaya bahwa ia adalah seorang perawan suci, tidak pernah disentuh oleh laki-laki; dan jika Kekristenan adalah mengenai percaya kepada kebangkitan, maka saya juga percaya kepada kebangkitan – jadi apa perbedaan antara saya dengan Kekristenan? Tidak ada bukan?

Qaradawi menawarkan doktrin Muslim yang benar sebagai respon atas pembicaraan egaliter seperti itu, menegaskan bahwa, ya…Islam percaya pada hal-hal itu – tetapi berdasarkan kisah-kisah yang ada dalam kitab sucinya, dan bukan yang dicatat dalam Alkitab, yang oleh ajaran Quran dianggap sebagai telah dipalsukan. Jadi, jika orang Muslim percaya pada semua hal sebagaimana yang disebutkan oleh sang Mufti Agung Suriah, maka mereka tidak akan percaya pada ajaran-ajaran fundamental Kekristenan – termasuk Trinitas, keilahian Kristus atau kebangkitan, dan penebusan dosa. Jadi ia menolak Kekristenan, yang dipahami dan dipraktikkan oleh lebih dari satu milyar orang Kristen.

Seolah-olah percaya dengan Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, Quran mengklaim bahwa, dulu pada suatu masa, ada versi PL dan PB yang ‘benar’, tetapi teks-teks yang sekarang kita miliki – dan yang lebih tua beberapa abad dibandingkan Quran sendiri – telah ‘dikorupsi’. Jadi sisa-sisa dari versi yang otentik dari Alkitab Kristen dan Yudaisme adalah yang dikisahkan oleh Muhammad dalam Quran – dimana kita menemukan ada begitu banyak ketidaksesuaian, seperti Isa, Yesus yang sangat berbeda, yaitu Yesus yang tidak pernah disalibkan, dan yang akan datang kembali untuk menghancurkan semua salib Kristen dan membunuh semua babi.

Sebenarnya, ini adalah kecenderungan untuk menciptakan karakter-karakter “parallel” mengenai figur Alkitab yang menjelaskan pembenaran Qaradawi untuk membunuh orang-orang sebagai ketaatan buta kepada nabi. Bagaimana ia mengkaitkannya dengan Musa, yang didasarkan pada Musa yang orang Ibrani, adalah sebuah referensi pada sebuah kisah – kemungkinan berakar pada Alexander Romance dari abad ke-3, dan dipopulerkan melalui film laga, Cicle of Iron – , dan yang muncul dalam Quran, dan karena itu harus diterima secara literal.

 

http://www.raymondibrahim.com/_admin/wp-content/uploads/2012/11/khidrborder1.jpg

Sebuah terjemahan klasik al-Khidr, Pria Hijau Quran tengah melewati sebuah sungai dengan menaiki seekor ikan.

Berdasarkan kisah Quran (Sura 18:65-82), Musa mencari al-Khidr – “Si Pria Hijau,” yang memiliki kekuatan penglihatan – dan bertanya apakah ia boleh mengikutinya dan belajar dari dia. Al-Khidr setuju dengan perasaan terpaksa, tetapi dengan kondisi bahwa Musa tidak akan mempertanyakan apapun yang ia, si Pria Hijau lakukan, hingga saatnya tiba si “Pria Hijau” memutuskan untuk menjelaskan signifikansi dari tindakan-tindakannya.

Namun demikian, si Pria Hijau melakukan hal-hal yang sangat aneh – membunuh seorang anak laki-laki secara acak dan menghancurkan perahu milik orang-orang yang telah menolong dengan memberikan pada mereka tempat dalam perahu. Kemudian Musa menuntut untuk memberikan jawaban segera. Pria Hijau kemudian menjelaskan bahwa ia telah membunuh anak laki-laki itu karena orang tuanya adalah orang Muslim yang baik, sementara anak laki-laki itu adalah seorang kafir yang akan membebani mereka dengan kesalahan-kesalahannya; dan ia menghancurkan perahu milik orang-orang baik itu, karena seorang raja bagaimana pun akan segera menangkapnya.

Inila sistem nilai dan cara pandang Islam yang sesungguhnya. Sama halnya dengan bagaimana Islam memperkenalkan karakter-karakter paralel yang didasarkan pada figur-figur Kristen dan Yahudi, maka ia pun memperkenalkan sebuah system etika dan moralitas yang paralel – bahwa seseorang tidak boleh bertanya, karena, sebagaimana yang diperlihatkan oleh si Pria Hijau dari Quran, siapakah kita orang-orang yang fana ini dapat mengetahui tindakan melakukan pembunuhan seperti ini akan membawa pada kebaikan apa? Hanya nabi Allah saja yang tahu – jadi itulah sebabnya mengapa kita harus percaya secara buta, bahkan jika ia memerintahkan kita untuk membunuh.

Ini juga akan membawa pada paralel lainnya, yang membawa implikasi yang mengerikan. Sama seperti perintah yang diberikan oleh seorang jenderal Barat – termasuk untuk membunuh – hal itu tidak boleh dipertanyakan oleh para prajuritnya. Jadi dalam Islam, perintah dari ‘jenderal’ Muhammad tidak boleh dipertanyakan oleh lebih dari 1 milyar orang Muslim, sebab semua Muslim, berdasarkan pendapat sarjana Islam top seperti Qaradawi, adalah para ‘prajurit’ Islam. Jadi mereka harus siap membunuh demi jenderal nabi mereka.

Sumber Artikel: Raymondibrahim.com


Add a Comment
| 204
NABI PREMAN
Reply| 01 Feb 2013 01:19:53
aneh pandangan cendikiawan Muslim yg satu ini, dikatakannya Islam mengakui Hukum Taurat serta Perjanjian Baru, tetapi apabila Mamad memerintahkan membunuh maka hrs dilaksanakan, bukankah Hukum Taurat melarang membunuh, demikian pula utk Saling Mengasihi yg diajarkan Jesus jelas tdk boleh membunuh. Membunuh, merampok, berzina dsb sebagaimana yg pernah dilakukan Mamad jelas bertentangan dg Hukum Taurat maupun Injil Perjanjian Baru. Tetapi anehnya Mamad menganggap ajarannya menyempurnakan agama2 sebelumnya (Yudaisme n Kristen). Apanya yg disempurnakan, justru sangat bertolak belakang. Jelas Allah SWT yg diklaim Mamad bukanlah Yahwe/Elohim/Bapa di Surga.
Markeso
Reply| 24 Jan 2013 11:06:54
@Grim.
Anda orang pinter, bisa dong memikirkan ini.
Letak keadilan penciptaan :
- Karena anda tercipta menjadi Grim maka bersyukurlah anda tidak diciptakan sebagai manusia yang ditugaskan menyalibkan yesus.
_____________________________________________

yang perlu anda renungkan.
Ciptaan Allah tidak ada yang sia-sia.
Markeso
Reply| 24 Jan 2013 10:36:52
@grim.
Islam mengajarkan :
Hormatilah ibumu.
Hormatilah ibumu.
Hormatilah ibumu.
Hormatilah bapakmu.
Surga dibawah telapak kaki ibu (kiasan).
Isteri harus berbakti kepada suami.
Tugas dan tanggungjawab suami terhadap keluarga.
_________________________________________
Bila anda takut dibilang mengintimidasi perempuan,
Para suster/ biarawati/ pastur perbolehkan mereka menikah.
dan jangan dihalang-halangi bila ada perempuan menikahi wanita.
Markeso
Reply| 24 Jan 2013 08:46:18
@grim,
@ No name.
apakah Anda akan melawan takdir Allah.?
atau Anda akan melawan kehendakNya.?
Apakah adil itu sama.? antara kewajiban dan hak sebagai Gambarannya.
Bila Anda buta dan tuli maka Anda tidak akan pernah menjadi saksi dalam pengadilan (didunia). apakah dalam ajaran kristen ada alam roh, rahim, fana, kubur, akhirat.?
Markeso
Reply| 24 Jan 2013 08:45:15
@no name.
apakah anda akan melawan takdir Allah.?
atau anda akan melawan kehendakNya.?
Apakah adil itu sama.? antara kewajiban dan hak sebagai gambarannya.
Bila anda buta dan tuli maka anda tidak akan pernah dijadikan saksi dalam pengadilan (didunia).

apakah dalam ajaran kristen ada alam roh,rahim, fana, kubur, akhirat.?
Grim_reaper90
Reply| 22 Jan 2013 23:06:17
@markeso
kepastian masuk surga dan neraka itu tetap urusan manusia,kita byk berbuat baik y pasti hidup di alam yg lbh baik,kalo berbuat jahat tp mengharapkan masuk surga y tak bs..
masuk surga dan neraka itu jg bukan urusan tuhan,melainkan proses hutang piutang dari hasil perbuatan kita di dunia ini..
seseorang yg hidup di desa dan sering menolong tetangga ny dan mengorbankan nyawa ny utk menolong anak2 dari kejaran hewan buas,apakah dia akan masuk neraka ketika ia mati karna hanya tdk memercayai nama yesus ataupun muhamad??
y pasti gk mungkin lah..
dari beberapa agama yg bs menjelaskan bagaimana manusia lahir bs cacat..
ada yg menafsirkan bahwa itu adalah kehendak tuhan,tuhan adil<< menurut anda.. tp di kejadian ini dimana anak tersebut terlahir cacat tdk terlihat keadilan ny..
di negara islam,yg terlahir sebagai perempuan plg di rendahkan, apa yg mereka rasakan sebagai wanita?? kenapa tuhan ingin menciptakan mereka menjadi perempuan?? kenapa bukan laki2? apakah mereka berdosa sebelum terlahirkan sehingga di putuskan menjadi perempuan ato cacat??
muslim bs menjawab?? kristen bs menjawab??
Markeso
Reply| 22 Jan 2013 20:54:23
@no name.
Saya setuju bila dosa dan pahala tetap ada hitungannya karena Tuhan maha Adil. Berarti Kepastian masuk Surga atau masuk neraka bukan urusan manusia.

Bila surga dan neraka tak pernah ada, masihkah anda menyembahNya.?
no name
Reply| 22 Jan 2013 14:25:39
@Markeso

Tuhan adl maha adil dan maha penyayang, anda tentu sudh tau konsep ini sebagai Tuhan yang adil setiap dosa harus di hukum sekecil apapun dosa itu
tetapi Tuhan juga maha penyayang, sama spt seorang bapa akan menghukum anaknya kalo anaknya berbuat salah itulah keadilan tapi bapa pun menyayangi anaknya dan rela mati utk anaknya.

konsep penebusan dosa bisa dilihat dari peristiwa korban abraham yang mengorbankan anaknya dan di ganti oleh domba.
kalo anda bisa pahami ini anda bisa mengerti teologia kristen.
ada di archive oktober 2011/2012 ttg kurban1 dan kurban2

amal ibadah manusia tidk bisa menyucikan dosa krn perbuatan ibadah spt kain kotor di hadapan tuhan, hanya lewat penebusan dan iman thd penebusan dosa tsb yang bisa menyucikan dosa.
Markeso
Reply| 22 Jan 2013 14:02:15
@Bert.
Dalam ajaran islam adam dan hawa diusir dari surga karena berdosa telah memakan buah quldhi atau buah terlarang. Kenapa adam dan hawa tidak bisa kembali lagi ke surga? Padahal mereka sudah banyak mengumpulkan pahala. Jawabannya ada dalam ajaran kristen: Karena adam dan hawa sudah jatuh ke dalam dosa maka ada jurang pemisah antara manusia (adam dan hawa) dan Tuhan. Jurang pemisah itu adalah dosa. (Ingat.. Tuhan itu mulia dan kudus adanya, tidak bisa bersatu dengan dosa.) Dan dari keturunan adam yang lahir tetap ada jurang pemisah dengan Tuhan yaitu dosa. Ini yang kita sebut dengan dosa asal. Jadi tidak benar kalau dosa anak yang menangguang adalah ayahnya. Mudah-mudahan penjelasan yang sederhana ini, Anda bisa paham ya.
____________________________________
Kenapa Tuhan harus mengorbankan diriNya hanya untuk menebus dosa Manusia terhadap tuhannya.?
Lebih mulia Manusia atau lebih mulia Tuhan.?
____________________________________
Dosa turunan hanya karena adam dan hawa memakan buah kuldi. Bagaimana dengan dosa orang nasrani yang selain dosa turunan.? ditebus atau tidak.?
____________________________________
LOGIKAnya :
- Bila anda bersalah maka saya memaafkannya. (dan sebaliknya)
- Bila anda punya hutang maka anda harus membayarnya, dan bila tidak mampu kemungkinan sipemberi hutang akan mengiklaskannya untuk anda ( dan sebaliknya ).
Markeso
Reply| 22 Jan 2013 13:35:03
@no name dan cempluk.

anda termasuk orang pinter, berakal tentu bisa memikirkan ini.
LOGIKAnya begini :
1. Ingin menolong domba kecemplung jurang anda berubah jadi domba dan ikut nyemplung jurang.
2. Penduduk sekampung berhutang uang kepada anda. kemudian anda menebusnya dengan nyawa anda sendiri untuk membayar hutang mereka kepada anda.
no name
Reply| 22 Jan 2013 11:14:56
@kapok jadi kristen
otak nya kaga sampe utk mengerti ttg teologia kristen, kasian.
gini aja mas bro dari pada bingung ngurusin kristen, mending ente perdalam ilmu quran dan hadist, baca jg buku2 research, kalo anda makin mantap keimanan islam nya syukur mudah2an gak jadi teroris, tapi kalo ente ragu dg kebenarn islam baru ente belajar ttg salib kristus.
cape abis kalo ngga ngudeng2
Cempluk
Reply| 22 Jan 2013 09:01:29
@kapok jadi kristen

kalo Yesus tidak mati di atas kayu salib, apakah anda merasa terancam keselamatan anda?

apakah keyakinan kristen bahwa Jesus adalah Tuhan dan Juru selamat mengancam keselamatan anda para muslim?

maukah anda menjawab pertanyaan sederhana ini?
kapok jadi kristen
Reply| 23 Dec 2012 19:05:28
Apakah Yesus mati di tiang salib? (Matius 27:45, Markus 15:33-41,
Lukas 23:44-49 dan Yohanes 19:28-30) Al-Qur’an surat An-Nisaa 157 menjawab
“TIDAK!”
====================================================
ternyata Bibel juga menjawab “TIDAK!”
a. Orang yang dihukum mati adalah nabi pendusta (Ulangan 13:5)
b. Orang yang mati disalib adalah terkutuk (Ulangan 21:22-23)
c. Yesus telah menjadi terkutuk (Galatia 3:13)
d. Penyaliban bukan satu-satunya cara pengampunan dosa (Matius 9:6)
e. Allah benci kepada korban sembelihan / penebusan dengan darah
(Hosea 6:6)
f. Yesus berpura-pura disalib dan tidak mati di tiang salib (Matius
12:39-41) tetapi hidup seperti Yunus (Yunus 1:17) dalam perut ikan
(2:1).
g. Yesus berdoa supaya tidak mati disalib (Markus 15;34 dan Ibrani
5:7)
h. Doa yang benar dikabulkan Allah, sedangkan doa orang fasik
ditolak (Amsal 10:3, Amsal 11:3-6 dan Amsal 15:29)
i. Doa Yesus dikabulkan Tuhan, jadi dia tidak mati disalib (Ibrani
5:7) Sebab Yesus adalah orang benar (Matius 27:19)

Jadi kesimpulannya YESUSmu disalib dan melakukan penebusan dosa is bullshit dan alkitabmu membenarkan apa kata kitab kami yaitu Alqur'an jadi kesimpulannya islam adalah agama yang benar, yang salah adalah karena kalian adalah umat yang disesatkan oleh paulus dan raja konstantin..
Akibodo
Reply| 21 Dec 2012 22:29:08
BETUL2 MENGERIKAN, MUHAMMAD MENJERIT DI NERAKA.
WAH JANGAN SAMPAI ADA YANG LAIN LAGI....AMPUN TUHAN...

http://buktidansaksi.com/blogs/885/2012/12/Dimanakah-Nabi-Muhammad-Sekarang-
amumaraz
Reply| 21 Dec 2012 13:03:22
@amumaraz

Dalam ajaran islam adam dan hawa diusir dari surga karena berdosa telah memakan buah quldhi atau buah terlarang.
Kenapa adam dan hawa tidak bisa kembali lagi ke surga? Padahal mereka sudah banyak mengumpulkan pahala...
Jawabannya ada dalam ajaran kristen:
------------------------
(Roma5:12), (Roma 23-24), (Korintius 15:21-22)
vs
(Ulangan 24:16), (Yeremia 17:10)
bisa bantu bung saya, dalam bahasa sederhana saja...
Kapok jadi Muslim
Reply| 21 Dec 2012 12:41:36
@kapok jadi Kristen :
Siapa bilang Muhammad nabi Mulia
Muhammad nabi bejat, Bahlul & Najis.
Muhammad tidak layak menjadi nabi.
Muhammad tidak layak menjadi nabi karena akhlak & moralnya bejat.Bocah ingusan yg masih di bawah umur Aisha tega diembat dasar Muhammad nabi Pedophil, Gigolo & Psikopat (sakit Jiwa) suka berhalusinasi di gua Hira. Dosa sama amal lebih banyak dosa dasar Muhammad bego, tolol & goblok
Bert
Reply| 20 Dec 2012 23:48:06
@amumaraz

Dalam ajaran islam adam dan hawa diusir dari surga karena berdosa telah memakan buah quldhi atau buah terlarang.
Kenapa adam dan hawa tidak bisa kembali lagi ke surga? Padahal mereka sudah banyak mengumpulkan pahala...
Jawabannya ada dalam ajaran kristen:

Karena adam dan hawa sudah jatuh ke dalam dosa maka ada jurang pemisah antara manusia (adam dan hawa) dan Tuhan. Jurang pemisah itu adalah dosa. (Ingat.. Tuhan itu mulia dan kudus adanya, tidak bisa bersatu dengan dosa.)
Dan dari keturunan adam yang lahir tetap ada jurang pemisah dengan Tuhan yaitu dosa. Ini yang kita sebut dengan dosa asal.
Jadi tidak benar kalau dosa anak yang menangguang adalah ayahnya.

Mudah-mudahan penjelasan yang sederhana ini, anda bisa paham ya.
kapok jadi kristen
Reply| 20 Dec 2012 20:44:50
Jesus (nabi Isa) pertama kali dilantik menjadi TUHAN pada tahun 325 Masihi, jadi sebelum tahun 325 Masihi Jesus (nabi Isa) belum dilantik menjadi TUHAN
Yang melantik Jesus jadi TUHAN adalah seorang manusia (raja ROM)!!!
Bukti Nyata Kristen Mmg Bahlul,Tolol dan Goblok!
akur?
emang yesus goblok&tolol dia ciptakan dosah,udah itu dia juga mati untuk menebus dosah yang dia buat,dasar orang keristen goblok engak bisah meliat kalau agamnya kristen itu penu h dengan kebohongan&ketololan masah tuhanya aja 3 entar kalau yesus ngentot lonte,lalu lontenya hamil terus melahirkan,jadi4 dong tuhan orang keristen,yesus goblok
amumaraz
Reply| 19 Dec 2012 19:59:54
Orang Kristen Meyakini Ajaran Dosa Warisan

Maksud dari dosa warisan adalah dosa yang dilakukan oleh satu orang (yaitu Adam) karena telah melanggar perintah Allah dengan memakan buah terlarang, sehingga dosa itu menjalar kepada manusia yang lain. Dalam dosa itu terdapat maut, jadi sangat berbahaya bagi orang Kristen yang mati sebelum dibaptis, karena ia mati dalam keadaan mewarisi dosa Adam.

Lalu dari manakah ajaran ini berasal, dari Yesuskah selaku Tuhan mereka? Jawabannya ternyata tidak, ajaran dosa warisan ini adalah ajaran buatan Paulus. Berikut ini adalah dalil-dalil yang biasanya digunakan orang Kristen untuk menjelaskan masalah dosa warisan ini, antara lain:

“Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang itu telah berbuat dosa.”(Roma5:12)

“Kerana semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah. Dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan Cuma-Cuma karena penebusan dalam kristus Yesus.” (Roma 23-24).

Dan ada pula di kitab Korintius 15:21-22.

Ayat yang terdapat dalam kitab Korintius dan Roma hanyalah surat-surat hasil buatan Paulus yang dikirimkan kepada jemaat di Korentus dan Roma. Coba bagi saudara yang punya Injil sekarang dibuka kedua kitab tersebut, diawal surat saudara akan melihat judul besar yang berbunyi: “Surat Paulus Yang Pertama Kepada Jemaat di Koretus”, dan “Surat Paulus Kepada Jemaat di Roma”.

Yesus Membantah Ajaran Dosa Warisan

Sekarang mari kita semak bagaimana pendapat Tuhan orang Kristen tentang dosa warisan ini.

“Janganlah ayah dihukum mati karena anaknya, jangalah juga anak dihukum mati karena ayahnya; setiap orang harus dihukum mati karena dosanya sendiri.” (Ulangan 24:16)

“Aku, TUHAN, yang menyelidiki hati, yang menguji batin, untuk memberikan balasan kepada setiap orang setimpal dengan tingkah lakunya, setimpal dengan hasil perbuatannya.” (Yeremia 17:10)
KAPOKJADIMUSLIM
Reply| 19 Dec 2012 07:33:07
TAK USAH HERAN, MUHAMMAD MENDAPAT WAHYU DAN BERSERU:

"I HAVE BEEN MADE VICTORIOUS WITH TERROR"
(Shahih Bukhari 4, 52 no. 220). Kalau hadis itu kurang cukup shahih, maka Muhammad tambahkan:

"Kelak akan Aku jatuhkan rasa ketakutan (TERrOR) ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka" (QS.8:12).

MUSLIM PILIH MANA SBG RUJUKAN KEBENARAN ALLAHNYA?
Maka saya kapok jadi Muslim. ANDA JUGAKAH?
Fetching more Comments...
↑ Back to Top