Daily Devotional


Surat Cinta Dari Tuhan

Anak-Ku,

Engkau tidak sendirian, karena Aku selalu besertamu! Tidak ada kesedihan, tekanan, keputusasaan yang dapat menjerumuskan dan membelenggumu jika engkau ingat bahwa Aku selalu bersamamu.

Apakah engkau sedang mengalami kesulitan keuangan? Janganlah takut Aku bersamamu. Engkau merasa bingung dan kesepian? Janganlah takut. Aku besertamu. Apakah tubuhmu merasa sakit dan hatimu merasa hancur? Janganlah takut, Aku bersamamu.

Oh, Nak, kalau saja engkau ingat untuk selalu berbicara dengan-Ku setiap hari! Betapa berbedanya hidupmu! Aku telah mengatakannya dalam firman-Ku,”Aku akan selalu menyertaimu.”

Ingatlah itu. Jangan acuh tak acuh dengan-Ku. Ketika engkau bangun di pagi hari, undang kehadiran-Ku dengan mengatakan,”Selamat pagi, Tuhan, terima kasih untuk hari yang indah ini.” Bicaralah sesering mungkin kepada-Ku sepanjang hari, dan ketika engkau pergi tidur pada malam hari, ingatlah untuk berbicara dengan-Ku lagi. Katakan,”Bapa aku berterima kasih kepada-Mu karena engkau selalu bersamaku dan karena malaikat Tuhan berkemah di sekelilingku, memberiku perlindungan sepanjang malam.”

Oh, anak-Ku! Berserulah kepada-Ku, dan aku akan menjawab, karena Aku rindu engkau menjalani kehidupan yang berkelimpahan. Aku rindu agar engkau hidup dalam damai, sukacita dan kemakmuran. Aku rindu engkau bebas dalam roh, jiwa dan tubuh. Aku rindu engkau disembuhkan. Aku rindu agar engkau hidup berhasil dan makmur, karena Aku telah membayar harga sehingga engkau mendapatkan semuanya.

Semua hal tersebut di atas adalah milikmu dalam Roh. Bagian yang harus engkau lakukan hanyalah menerima berkat-berkat ini di dalam nama-Ku. Dalam nama Yesus, engkau bebas! Engkau dibebaskan dari kerajaan kegelapan pada Kerajaan Terang.

Jangan dengarkan dunia beserta masalahnya. Dengarkanlah Aku dan firman-Ku. Jangan terpaku pada masalah dalam hidupmu. Taruhlah kepercayaanmu pada-Ku, Nak. Percayalah! Karena aku akan berdiri di depanmu dan melindungimu. Akulah tempat pengungsianmu.

Berbaliklah pada-Ku, dan percaya pada apa yang telah Kukatakan di dalam firman-Ku, karena Aku mampu dan bersedia menggenapinya. Aku rindu menjadi Tuhan di dalam hidupmu. Biarkan bebanmu pergi, lepaskan, dan biarkan menghilang. Jangan mau untuk tetap tinggal dalam masalah. Renungkanlah jawaban masalah yang positif yang terkandung dalam firman-Ku. Simpanlah firman-Ku lebih lagi dari sebelumnya di dalam hatimu. Simpanlah firman-Ku dalam mulutmu, karena engkau mengatasi segala masalah dengan darah Anak Domba dan kesaksianmu.

Kasihmu,

Tuhan


Jangan Putus Asa

Dalam segala hal kami ditindas, namun tidak terjepit; kami habis akal, namun tidak putus asa” (2  Korintus 4:8)

Untuk mencapai keberhasilan tidak ada jalan yang mudah. Terkadang seseorang harus melalui “padang gurun” sebelum memperoleh keberhasilan hidup. Jennifer Hudson mengatakan bahwa keberhasilannya meraih Oscar untuk kategori Aktris Pendukung Terbail tahun 2007 didasari atas dua hal, yaitu sikap tidak putus asa dan selalu memiliki keyakinan yang kuat saat melakukan pekerjaannya.

Pada dasarnya selalu ada alasan untuk merasa putus asa dan tidak meyakini setiap langkah yang kita ambil. Apalagi kecenderungan masyarakat sekitar kita adalah bersikap pasif terhadap segala sesuatu. Namun berani melawan keputus-asaan, mengambil komitmen baru dalam bekerja, dan melakukannya secara konsisten akan menjadi kekuatan untuk meraih masa depan lebih baik.

Salah satu fungsi Roh Kudus dalam kehidupan setiap orang percaya adalah memberikan kekuatan dan kemampuan untuk melakukan terobosan hidup. Marilah kita belajar untuk menyadari bahwa kita selalu memiliki pengharapan dalam Tuhan. Dengan demikian tidak ada alasan untuk hidup dalam keputus-asaan.

Kegagalan yang pernah terjadi dalam hidup kita harus dipahami sebagai sarana membangun hubungan yang lebih baik dengan Tuhan dan sesama. Tidak ada keberhasilan tanpa ujian dan kegagalan.

Keputus-asaan adalah rintangan terbesar antara kita dengan mimpi

 


Selalu Berharap

Sebuah harapan adalah awal dari setiap hal yang baik dalam hidup kita. Harapan selalu membantu memberikan rasa percaya untuk mendapatkan yang terbaik, bahkan dalam menghadapi keadaan terburuk sekalipun. Bagi kita orang yang percaya kepada Kristus, harapan jauh lebih dari sekedar keinginan, kerinduan atau pandangan positif, hal itu didasarkan pada janji-janji Tuhan yang ditemukan dalam FirmanNya.

Kita dapat memiliki harapan dalam hidup tidak peduli apa yang mengelilingi dan terjadi di sekeliling kita, karena kita melayani Tuhan yang perkasa yang peduli, Tuhan yang tahu nama kita (Yesaya 45:3), Tuhan yang memahami keinginan hati kita (1 Tawarikh 28:9), dan Tuhan yang tahu siapa kita bahkan sebelum kita dibentuk di dalam rahim ibu (Yeremia 1:5).

Mungkin Anda sedang menghadapi tantangan ataupun kemunduran didalam pekerjaan Anda atau mungkin juga didalam hubungan dengan orang yang anda kasihi. Mungkin Anda sedang berjuang secara finansial atau tekanan hidup yang besar sedang menimpa Anda. Jika itu sedang terjadi pada Anda, JANGAN TAKUT SAUDARA KU ... selalu ada harapan! Tuhan SELALU ada untuk Anda, DIA tidak akan berpaling dari Anda bahkan tidak untuk sedetikpun !. Sumber daya-Nya tak terbatas, kekuasaan dan cinta kasihNYA tidak mengenal batas. Tuhan ada di pihak Anda. Jangan biarkan musuh, Setan, pikiran Anda sendiri, atau orang lain memberitahu Anda sesuatu yang berbeda yang ingin menjauhkan harapan hidup dari anda. Ingat, jangan pernah menyerah! Lihatlah kepada Tuhan dan mengharapkan mujizat, tetaplah berpengharapan.

Saya berdoa agar pengharapan menjadi nyata di dalam kamu. Tuhan adalah Tuhan yang "Maha" segalanya. Dia tidak memiliki kekurangan apapun. Dia selalu memiliki solusi bagi setiap persoalan kita. Tuhan siap untuk berbicara kepada Anda, untuk mendukung Anda dan menyelamatkan Anda.

Di mana harapan Anda hari ini... Apakah pada orang? pada Kemampuan Anda sendiri? pada Pekerjaan Anda? Bangkitkan dan bangunlah harapan Anda hanya pada Yesus saja. Siapa yang berpengharapan di dalam Tuhan dan percaya di dalam Dia, tidak akan pernah kecewa. Yesus adalah satu satunya harapan kita yang tak akan pernah hilang. HE will always stand by you !!!

Sumber: Blogspot


Mengapa Kita Tidak Berbahagia?

Sebab Kerajaan Elohim bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.” (Roma 14:17)

Ketika merayakan ulang tahunnya yang ke-75, majalah Forbes mengundang para ilmuwan dari berbagai bidang dan dari berbagai penjuru dunia untuk menjawab satu pertanyaan utama: "Mengapa kita begitu tidak bahagia?" Menarik sekali karena para ilmuwan ini semuanya setuju pada satu alasan utama: "Kita menjadi orang-orang yang bermasalah karena kita tidak punya pegangan dalam bidang moral dan spiritual."

Dalam bukunya "Can Man Live Without God?" apologet Ravi Zacharia mengatakan bahwa isu tentang rasa sakit dan penderitan menjadi sangat populer dan menjadi hal besar karena orang-orang telah kehilangan pegangan moral dan spiritual. Rasa sakit kita diperkuat oleh harapan naif bahwa semuanya itu akan bisa dihilangkan atau dibereskan oleh kemajuan ilmu pengetahuan.

Ahli matematika Blaise Pascal mengatakan di dalam hidup manusia ada satu lubang yang hanya bisa diisi oleh ukuran Tuhan saja. Tidak ada hal lain yang bisa mengisinya, termasuk ilmu pengetahuan, materi yang berlimpah, kesempatan karir, atau keluarga yang luar biasa. Manusia memang diciptakan untuk sebuah hubungan dengan Tuhan. Ketika relasi dengan Tuhan menjadi yang terutama dalam hidup kita, maka segala penderitaan akan menjadi tertanggungkan karena ada makna dan harapan di baliknya.

Apakah beban dan penderitaan Anda hari-hari ini? Berfokuslah pada Tuhan, maka Anda akan mengalami kebahagiaan (sukacita) yang sejati dan seperti janjiNya, "...semuanya itu (yang Anda butuhkan) akan ditambahkan kepadamu." (Matius 6:33)

Bersediakah menjadikan Tuhan sebagai fokus utama kita pada hari ini?

 


Pencuri Keakraban

“Jika kita berkata bahwa kita tidak punya dosa, kita menyesatkan diri kita sendiri, dan kebenaran tidak ada di dalam kita. Jika kita mengaku dosa-dosa kita, Dia adalah setia dan adil, sehingga Dia akan mengampunkan kepada kita dosa-dosa itu dan membersihkan kita dari segala ketidakadilan.” (I Yohanes 1:8-9)

 

 

Seorang laki-laki tua bersahabat dengan seorang anak laki-laki remaja yang bekerja bersamanya di sebuah toko kerajinan kayu. Mereka sering bekerja bersama untuk memasang bagian-bagian rumit dari kerajinan kayu untuk di jual di toko-toko cinderamata lokal.

Suatu hari, anak laki-laki itu mencuri beberapa pahatan kayu di tempat itu. Laki-laki tua yang menyaksikan kejadian itu dari dapur tidak mengatakan apa-apa tentang kejadian itu. Namun beberapa hari kemudian anak itu tidak masuk kerja. Bahkan ketika mereka bertemu, anak itu mulai menjauh dan merasa malu. Persahabatan mereka yang dulunya begitu akrab, kini terputus. Keduanya seperti dua orang asing yang baru bertemu.

Hal yang sama terjadi ketika kita berbuat dosa. Akibat paling berbahaya bukanlah kerugian akibat tindakan kita yang salah, namun rusaknya hubungan kita dengan Tuhan. Hubungan kita yang akrab dengan Bapa sorgawi terputus, bukan karena Tuhan tidak ingin bersekutu dengan kita, namun karena kita yang bersembunyi dan menjauhkan diri dari-Nya. Namun karena kasihnya yang begitu besar, Yesus hadir dalam hidup kita untuk menghapus semua rasa malu, rasa tertuduh dan juga menanggung semua dosa kita. Hal ini Yesus lakukan, agar hubungan kita dengan Tuhan Bapa dipulihkan kembali.

Jika hari ini Anda merasa ada yang menjadi penghalang hubungan Anda dengan Bapa, apakah itu rasa bersalah, kemarahan, kebencian atau dosa lainnya, datanglah kepada Yesus. Akuilah dengan kerendahan hati semua yang telah Anda lakukan dan alami. Mintalah Yesus untuk memulihkan Anda, dan mencairkan kebekuan yang ada dalam hubungan Anda dengan Bapa.

Tuhan sedang menantikan Anda, Dia ingin berbincang akrab dengan Anda kembali. Jangan biarkan dosa mencuri keakraban Anda dengan Bapa Sorgawi.

 

Sumber: Renungan Harian

 


↑ Back to Top