Daily Devotional - Kebenaran Sejati

Aku berkata kepadamu: seesungguhnya kamu akan menangis dan meratap, tetapi dunia akan bergembira; kamu akan berdukacita, tetapi dukacitamu akan berubah menjadi sukacita

(Yohanes 16:20)

Ucapan Yesus membuat bingung para murid. Mereka tidak mengerti apa maksud-Nya Ia akan pergi dan mereka tidak akan melihat dia. Namun kemudian bisa kembali dan melihat dia? Hal ini  mempertegas ucapan Yesus kepada Nikodemus bahwa seorang perlu dilahirkan baru ditolong Roh agar dapat memahami kebenaran rohani.  Itu sebabnya, Yesus mengutus Roh Kudus agar mereka mengerti kebenaran Rohani tersebut dan memuliakan Yesus.

Ada dua tafsiran mengenai ayat  16-23. Pertama, berkaitan dengan kepulangan Yesus kepada Bapa setelah ia menyelesaikan misi-Nya dan kembalinya Yesus untuk menjemput para murid-Nya. Saat itulah dukacita para murid akan berganti sukacita karena keselamatan akan dinikmati semua orang percaya secara tuntas dan sempurna. Kedua, menegaskan bahwa Yesus akan ditangkap, diadili dan dihukum mati. Saat itu, para musuh bersukacita, tapi para murid berdukacita, akan tetapi Yesus akan bangkit sebagai pemenang atas dosa dan penguasa dunia. Ini membawa sukacita yang tak dapat hilang lagi (ay.22) kebangkitanNya mengubah segalanya. Sebelum kematian-Nya, jalan masuk umat kepada Tuhan tertutup oleh dosa. Setelah kebangkitan-Nya, para murid boleh langsung datang kepada Bapa mellui doa dalam nama Yesus (23-24).

Sebagai manusia yang terbatas dan berdosa, kita tidak dapat mengerti dan mempercayai kebenaran Tuhan dengan kemampuan sendiri, kita perlu roh kudus mengajar kita agar mata rohani kita melihat Yesus yang mengalahkan kuasa dosa. Kita perlu dukungan Roh Kudus agar mengimani kemenangan Yesus yang menuntun kita di jalan benar menuju surga. Roh Kudus menolong kita menyadari hak-hak kita sebagai orang beriman yaitu mengalami kesukaan dan berdoa dalam nama Yesus (22-24).

 


↑ Back to Top